Sabtu, 28 Februari 2009

Belajar Mengambil Keputusan

Keberhasilan dan kegagalan seseorang biasanya terletak dari ketepatan keputusan yang diambil. Seringkali secara jujur kita gagal membuat sebuah keputusan terbaik atau terlambat sepersekian detik dalam mengambil keputusan sehingga kesempatan itu berlalu dan tidak pernah mau kembali lagi. Waktu atau kesempatan memang ibarat seorang kakek tua plontos, berjanggut panjang yang berlari sangat cepat. Cara terbaik agar kita bisa menangkap kakek tersebut adalah menarik janggut sang kakek dari depan, karena jika kita terlambat untuk menarik, maka si kakek tersebut tidak akan pernah bisa kita tangkap lagi. Ketepatan kita dalam mengambil sebuah keputusan besar maupun keputusan kecil sangat berpengaruh pada irama hidup yang saat ini kita jalani.

Yang menjadi masalah utama dari kita adalah seringnya mengabaikan keputusan kecil sehingga berdampak besar pada hidup kita. Keputusan untuk segera makan, segera tidur, segera menjemput atau segera bangun tidur adalah contoh pengambilan keputusan kecil yang seringkali berdampak besar dalam hidup kita. Ketidak seriusan kita dalam hal kecil membawa kita gagal melakukan hal yang besar. Seorang pegawai tidak akan meningkat jabatannya jika dinilai belum mampu mengemban tugasnya dengan baik. Seorang anak tidak akan diberi pelajaran perkalian jika ia belum mampu menghitung penjumlahan dengan baik. Kegagalan kita mengambil sebuah keputusan besar karena seringkali kita tidak mampu menjawab tantangan sebuah keputusan kecil, atau kalaupun kita mampu meraih kesempatan besar itu, kita sering mengalami kesulitan mengemban tanggung jawab besar itu dengan baik.

Postingan ini bukan sebuah teori pengambilan keputusan karena mata kuliah pengambilan keputusan berbobot 3 SKS dan tidak mungkin terselesaikan dalam sebuah postingan. Namun Achiles mencoba mengambil bagian terpenting dalam pembelajaran pengambilan keputusan. Secara umum manusia dihadapkan pada 4 hal yaitu :
- Hal yang penting dan mendesak
- Hal yang tidak penting namun mendesak
- Hal yang penting namun tidak mendesak
- Hal yang tidak penting dan tidak mendesak
Hal yang penting dan mendesak adalah keputusan utama yang harus kita dahulukan dalam pengambilan keputusan dibanding 3 hal yang lain. Namun kalau ingin jujur, maka hal yang tidak penting dan tidak mendesaklah yang seringkali memenuhi hidup kita. Kegagalan dalam manajemen waktu inilah yang menyebabkan kita membuang banyak waktu dalam hidup kita.

Memang dibutuhkan sebuah seni tersendiri untuk mengkategorikan setiap tindakan kita kedalam sebuah susunan yang rapi. Walaupun ini sangat idealis namun belajar untuk menata hidup untuk sebuah tujuan terbaik seharusnya mulai kita pikirkan dan kita lakukan. Tidak terasa kalau saat ini kita sudah memasuki bulan ke 3 dari tahun 2009. Apakah yang sudah kita hasilkan dari 60 hari ditahun 2009 ini ?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar